Tips memilih warna fashion

Terkadang Anda kesulitan memilih warna pakaian yang pas untuk dipakai untuk suatu acara atau saat membeli pakaian. Hal itu karena kurang mengertinya pengaruh warna dengan suasana yang cocok atau perpaduan warna yang sesuai.

Untuk itu, pelajari dan terapkan warna-warna yang sesuai dengan diri anda dan acara yang akan Anda hadiri.

Kuning
Segar dan ceria. Cocok untuk pribadi yang supel, energik dan ceria. Jadikan aksen jika Anda pribadi yang konservatif

Hijau
Hijau tua adalah warna netral. Cocok untuk celana, blazer atau rok. Hijau zamrut atau toska kebiruan sangat segar dan cocok untuk segala warna kulit.

Biru
Warna yang mudah untuk dipadukan dengan warna-warna lain. Biru muda memberi kesan tenang, cocok diterapkan sebagai busana santai. Warna biru tua dapat dipilih untuk suasana formal yang membutuhkan wibawa.

Orange
Hangat dan bersahabat. Orange muda bersifat feminim dan elegan. Sering dipakai untuk gaun pesta maupun untuk lingerie.

Pink
Mencerahkan wajah. Baby pink tidak membuat anda tampak berwibawa pada suasana formal. Padukan dengan warna coklat.

Ungu
Feminim, elegant dan romantis. Agak sulit dipadukan dengan warna lain. Warna ini cocok digunakan bagi yang senang menjadi pusat perhatian.

Cokelat
Stabil dan aman. Warna ini sering dipakai dari santai hingga formal dan pesta.

Merah
Kuat, berani, percaya diri, gairah
Merah adalah warna yang punya banyak arti, mulai dari cinta yang menggairahkan hingga kekerasan perang. Warna ini tak cuma memengaruhi psikologi tapi juga fisik. Penelitian menunjukkan menatap warna merah bisa meningkatkan detak jantung dan membuat kita bernapas lebih cepat.
Ini adalah warna yang dinamis dan dramatis. Bila dipakai dalam dunia profesional memiliki kesan yang sangat kuat. Tapi jangan gunakan baju merah saat wawancara kerja.

Sumber :
GoodHousekeeping, Des 04
Kompas.com

Posted in Berita & Artikel | Leave a comment

Tips Hemat Belanja Baju Anak

%baju anak murah %goodie bagsBaju anak. Siapa, sih, yang tidak mau membelinya? Masalahnya, bagaimana kalau dana terbatas? Bu Mira, tetangga saya, kemarin terlihat bersungut-sungut pada si kecil Adi (3 tahun) yang menolak baju pemberiannya. “Susah, Pak, maunya cuma kaos yang ada gambar Donal Bebeknya. Dibelikan yang lain, enggak dipakai, kan, saya jadi buang uang percuma,” kisah Bu Mira masih dengan nada kesal. Mau disimpan pun, percuma, karena tubuh si Adi cepat besar.

Pengalaman Bu Mira, mungkin pernah atau sering dialami ibu lainnya. Dari pengalaman itu, saya lihat, ada tiga hal yang jika diperhatikan, bisa membuat kita berhemat di waktu-waktu selanjutnya.

1. Pastikan Anak Suka & Mau Pakai
Sebenarnya ini aturan mendasar dalam berbelanja busana. Kita sendiri juga tak mau mengenakan busana yang tak kita sukai, bukan? Kesalahan yang sering terjadi, ibu-ibu main beli saja tanpa memikirkan anaknya suka atau tidak. Padahal, sejak mulai bisa menyatakan pendapatnya, anak sudah bisa menentukan baju apa yang ingin dipakainya. Mubazir, kan, kalau beli banyak-banyak tapi selera anak cuma tertentu saja seperti si kecil Adi tadi? Jadi, sedapat mungkin ajak dan libatkan anak saat membeli baju. Kalau tak memungkinkan, kenali tokoh kesayangannya, warna favoritnya, gambar yang disukainya. Pokoknya, semua yang berkaitan dengan kesukaannya. Anak punya selera sendiri dan mungkin bisa kita turuti. Kecuali kalau menurut kita tidak pantas, bisa kita arahkan. Tapi yang terpenting, beli busana yang sesuai dengan selera anak sehingga pasti dipakai.

2. Harga Terjangkau
Tips kedua yang harus diperhatikan, cari toko atau tempat menjual baju dengan harga terjangkau. Jangan sampai sudah diajak ke mal, anak ngotot minta sementara dana tak cukup. Ingat, konteks kita adalah bagaimana bisa hemat berbelanja baju anak. Biarkan anak memilih baju sesuai seleranya. Kalau si kecil bingung, beri alternatif pilihan. Ini juga berlaku jika pilihan anak tak sesuai dengan Anda.

3. Satu Ukuran Lebih Besar
Selama baju itu tidak kedodoran, membeli satu ukuran lebih besar dari badannya sekarang ini, paling tidak bisa membuat baju dipakai sedikit lebih lama. Ingat, lho, satu ukuran saja selisihnya, jangan banyak-banyak.

Ketika ketiga hal di atas tadi saya ceritakan pada Bu Mira, ia pun manggut-manggut. “Betul Pak, semua itu sudah saya lakukan kecuali yang nomor satu tadi. Saya masih memilih baju anak sesuai selera saya saja, bukan selera anak.” Nah, selamat berbelanja baju anak!

Sumber : Tabloid Nova

Posted in Berita & Artikel | Leave a comment

Update News

Posted in Berita & Artikel | Leave a comment